Pererat Hubungan Keluarga, Keturunan Raja Wijanna Bone Gelar Pertemuan Akbar

  • Bagikan

bukabaca.id, Bone – Beberapa hari lalu, sempat digelar sebuah pertemuan besar (akbar) yang diselenggarakan langsung oleh keturunan kerajaan Bone. Bahkan tak sedikit pamflet serta spanduk yang terpampang nyata di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan (Sulsel).

Saat pertemuan berlangsung, Andi Irman selaku Ketua Umum jumpa akbar Wijanna Raja Bone menuturkan bahwa ribuan poster terpampang merupakan bentuk sosialisasi untuk keturunan Lapatau Matanna Tikka.

“Ratusan bahkan ribuan sudah terpasang sebagai bentuk sosialiasi kepada semua keturunan Lapatau matanna tikka. Baik dari keturunan garis ayah maupun ibu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketum yang kerab disapa Andi Bau mengungkapkan bahwa tujuan digelarnya pertemuan akbar tersebut adalah untuk mempererat tali silaturahmi sesama keturunan keluarga.

“Sejak awal tujuan utama mempererat silaturahmi sesama keturunan keluarga. Selama ini kami jarang interaksi mungkin karena jauh dan kesibukan masing-masing. Bahkan bisa ketemu di Warkop pun ternyata masih sepupu dua kali  atau ponakan bahkan tak saling kenal,” ujarnya sembari tersenyum ramah.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Staf Ketua yakni Andi Promal Pawi. Pihaknya menuturkan, kegiatan seperti itu tujuannya untuk silaturahmi bersama keluarga, yang biasanya hanya diselenggarakan saat bulan ramadan dan lebaran saja.

“Biasanya kan hanya silaturahmi sebatas keluarga pada puasa atau lebaran. Itu rutin saja. Kali ini kita ingin melaksanakan lebih besar dengan melibatkan semua keturunan dari ayah dan ibu,” ujar Andi Promal yang juga Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata kabupaten Bone ini.

Bahkan, pihaknya juga mengatakan seluruh keluarga bisa datang, meski tak diundang. Lagi pula katanya, kegiatan pertemuan juga tidak menggunakan susunan acara layaknya kegiatan formal.

“Jadi jangan lagi ada kesan diundang atau tidak. Yang merasa kelaurga silahkan datang pada hari H. Kita sebagai pelaksana, kan nda  bagus kalau ada kegiatan tidak ada susunan atau rundown acara apa yang akan kita lakukan,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, dalam kegiatan ini katanya juga sangat menerapkan solidaritas dan kerja sama dari para panitia, seperti membuat spanduk, baju kaos, pin hingga pemasangan spanduk.

“Ada baju kaos dan pin. Yang ingin membeli atau partisipasi silahkan menghubungi panitia yang telah urus soal kelengkapan itu,” kunci Andi Promal.

Sementara itu Andi Fadli selaku koordinator humas, mengaku bahwa dirinya telah beberapa kali mengikuti rapat kecil, yang pada intinya diselenggarakan untuk merekatkan hubungan persaudaraan kalangan keluarga keturunan.

“Maaf kita tidak bicara kasta siapa paling besar tinggi atau berdarah biru ataupun tidak. Kita ingin silaturahmi akbar. Makanya target memang ribuan yang akan datang karena seluruh Indonesia bahkan keluarga yang berada di luar negeri pun kita akan undang,” ujar Andi Fadli yang juga kerap disapa Puang ini.

Menurutnya, pertemuan tersebut diselenggarakan tidak lain adalah untuk kembali menguatkan sifat orang bugis, yaitu sipakalebbi.

”Saling menghargai apalagi ke yang tua. Yang tua sayangi kerabat yang lebih muda. Saling isi soal kearifan lokal, menjunjung tinggi budaya atau siri’.Jangan pada kalimat saja, tapi perbuatan atau tingkah laku. Etika paling penting dalam melakoni kehidupan sehari-hari alias makkiade pada jaman modern,” ungkap Mantan Jurnalis Trans dan Harian BKM tersebut.

”Jika hanya garis keturunan bapak kan harus Andi (mappabati-red) semua. Tapi kita tetap mengundang garis keturunan pihak ibu juga,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, rencananya panitia akan menyelenggarakan rapat di Tanjung Pallette, kabupaten Bone, Rabu (7/4) malam ini. Bahkan panitia juga telah berkunjung untuk bersilaturahmi bersama Mantan Pangdam, Sekjend KKSS serta beberapa tokoh seperti Mantan Gubernur, Gubernur yang sementara menjabat dan pastinya Bupati Bone. (*/Dev)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *