banner 728x250

Berita  

Tertipkan Warga dengan Rotan, Petugas di Papua Bak Polisi India Saat Pandemi

Ilustrasi Polisi India menertipkan warga menggunakan rotan. (Foto: Pikiranrakyat.com)
Ilustrasi Polisi India menertipkan warga menggunakan rotan. (Foto: Pikiranrakyat.com)

bukabaca.id, Papua Barat – Masa pandemi Covid-19 di Indonesia membuat para petugas keamanan kewalahan menertibkan masyarakat. Mereka yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah membuat para petugas harus memutar otak saat ditertipkan.

Menanggapi hal tersebut, Sat Pol PP di Kota Sorong Provinsi Papua Barat bertugas dengan cara yang berbeda dari daerah lain di Indonesia. Mereka menegaskan masyarakat yang kedapatan keluyuran di masa pandemi akan ditertipkan menggunakan rotan.

Layaknya Polisi di Negara India, para anggota Sat Pol PP di Kota Sorong tidak segang untuk membubarkan mereka yang berkepala batu. Tujuannya tak lain adalah demi keselamatan masyarakat di tengah wabah Virus Corona yang merebak di Indonesia, khusunya di Kota Sorong.

“Setelah dilakukan pendekatan persuasif, kalau masih ada yang kumpul-kumpul maka kami akan mengambil tindakan tegas dengan memegang rotan. Kalau sudah begitu, siapa saja yang kami temui di jalan dan masih kumpul-kumpul akan kena rotan,” tegas Kepala Satpol PP Kota Sorong, Daniel Jitmau seperti dikutip dari kumparan, Rabu (22/4/2020).

Kata Daniel, pihak keamanan di Kota Sorong telah beberapa kali menertipkan masyarakat namun mereka hanya sebagian besar yang mengindahkan imbauan pemerinyah setempat.

Selain itu, pada Bulan Ramadan mendatang dirinya menegaskan juga akan menindak para penjual takjil di pinggir jalan. Mengingat penyebaran Covid-19 di Kota Sorong kian memprihatinkan saa ini.

Sementara itu saat bertugas di lapangan Sat Pol PP di Kota Sorong juga meminta bantuan pihak Polri dan TNI. Hal itu dilakukan respon masyarakat yang berbeda ketika bertugas.

“Kalaupun dengan rotan mereka tidak mengindahkan juga, maka Satpol PP akan meminta bantuan kepada pemadam kebakaran untuk menyiram mereka yang berkumpul-kumpul di tempat umum dengan air,” tutup Daniel. (Ahmadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *