banner 728x250

Tanggap, Bhabinkamtibmas di Selayar Mediasi Langsung Kasus Pencurian Sapi

Ilustrasi pencurian ternak. (Foto: Padangkita.com)
Ilustrasi pencurian ternak. (Foto: Padangkita.com)

bukabaca.id, Kepulauan Selayar – Kasus pencuarian sapi yang dilakukan SR (nama samaran) warga Kelurahan Batangmata Sapo, Kabupaten Kepulauan Selayar temui titik terang. Adalah Aipda Suardi, selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Batangmata Sapo, Wilayah Polsek Bontomatene terjung langsung menyelesaikan kasus tersebut, Rabu, (1/4/2020).

Melalui saluran telepon, Aipda Suardi menerima kabar adanya perselisahan antar warga di wilayah binaannya perihal sengketa barang berupa seekor sapi hasil curian SR. Aipda Suardi sebagai pihak keamanan mengambil langkah mediasi sebagai jalan yang ditempuh untuk mencegah hal-hal yang tak inginkan.

Diketahui, kasus pencurian sapi yang dilakukan SR terjadi sejak tahun 2019 lalu. Ia mengambil sapi betina milik IRM. Sesaat merasa dirinya aman dari pencarian si pemilik sapi, SR kemudian menjualnya ke orang lain. Namun sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan terjatuh. Hari berubah bulan berganti IRM akhirnya tahu biang kerok si panjang tangan yang menggerogoti sapinya ternyata SR,  Sekampungnya sendiri.

Setelah dilakukan mediasi oleh Bhabinkamtibmas, keduanya sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan. SR, si panjang tangan mengakui kesalahannya dengan lapang dada membayar Rp 8.000.000 (delapan juta rupiah) kepada IRM, sesuai kesepakatan.

Mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Aipda Suardi, disaksikan langsung pemerintah setempat.

Terpisah, Kapolsek Bontomatene, AKP Yorim saat dikonfirmasi via telepon membenarkan terjadi mediasi perkara itu. Bahkan, dirinya mengapresiasi Bhabinkamtibmas yang tanggap dengan permasalahan warga binaannya serta mampu berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memberikan solusi kedua belah pihak yang bertikai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *