Soal Seleksi Tenaga PPPK di Selayar, Patta Amir: Tidak Ada Kongkalikong

Seleksi Penerimaan PPPK Guru Selayar
Ilustrasi (foto/jawaposcom).

bukabaca.id, Kepulauan Selayar – Proses penilaian penerimaan tenaga ASN Kategori Guru PPPK lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah rampung dilaksanakan.

Kepala BKPSDM Patta Amir, menyampaikan bahwa untuk penerimaan PPPK tahun ini berbeda dengan PPPK  sebelumnya.

Dia mengataka, penerimaan PPPK tahun 2022 menggunakan Sistem Penilaian Observasi, dimana tim penilai terdiri dari pengawas sekolah, Kepala Sekolah dan Guru Senior, BKPSDM, dan Dinas Pendidikan masing-masing daerah.

Hal ini merupakan sistem penilaian baru yang dikembangkan oleh pemerintah pusat, namun demikian, Patta Amir tetap memastikan bahwa tidak ada permainan atau kongkalikong didalamnya.

“Kita sebagai pelaksana di daerah mempunyai kewajiban untuk melaksanakan seleksi dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali juga telah memberikan peringatan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen PPPK formasi guru untuk bekerja secara profesional.

“Tak ada pengurusan atau lewat jendela bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) semua harus sesuai regulasi,” tegas Basli Ali.

“Rekrutmen PPPK harus terlaksana secara jujur, ini menyangkut integritas dan nama baik daerah,” sambungnya.

Olehnya itu, Bupati Basli Ali mengimbau masyarakat jika mengetahui ada pihak-pihak atau pejabat yang mencoba mencederai proses ini, menjanjikan memuluskan penerimaan PPPK, segera melaporkan.

“Apabila ada pihak-pihak atau pejabat yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, hal tersebut dipastikan merupakan tindakan penipuan,” terangnya.

Bupati juga menjamin, seleksi PPPK guru dilakukan sesuai dengan aturan, sehingga jika ada pihak, terutama orang yang mengaku memiliki relasi atau link di daerah untuk memperlancar kelulusan peserta.

“Kalau ada, saya meminta untuk tidak percaya dan segera laporkan, kita akan tindak tegas,” Basli Ali memungkasi. (IC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *