Nelayan di Selayar Dianiaya Oknum Petugas, Ketua HNSI: Satu Kata “Biadab”

bukabaca.id, Kepulauan Selayar – Sekretaris LSM Lidik Pro, Darwis, meminta agar tindakan penganiayaan nelayan di Kawasan Takabonerate Selayar baru-baru ini, yang dilakukan oleh oknum petugad diproses secara hukum.

“Saya sebagai Sekjen Lidik Pro yang sempat membaca berita penganiayaan seorang nelayan oleh oknum aparat kemarin kaget,” sebut Darwis.

Dia mengatakan, oknum yang telah menganiaya nelayan dan melukai hati keluarga korban tersebut wajib diproses hukum.

“Pokoknya hukum harus berjalan seadil-adilnya,” ungkap Darwis.

Sementara salah seorang warga Selayar yang diketahui adalah Ketua HNSI, Abdul Halim Rimamba mengatakan, hanya satu kata untuk kejadian ini “BIADAB”.

“Kemana perginya para pemuda dan aktivis yang selama ini menyuarakan kebenaran dan keadilan? Kemana larinya para pemerhati dan pencinta Taman Nasional Takabonerate?
Kemana hilangnya suara mereka yang paling tau dan merasa paling berhak atas Kawasan?,” ucapnya.

“Tidak cukup bos kalo hanya link berita kejadian yang anda shearing ke seluruh dunia tanpa sikap nyata, minimal menyayangka atau mengutuk keras kejadian barbar seperti ini,” ujarnya.

“Sebagai ketua HNSI Kepulauan Selayar, saya mengutuk keras kejadian ini, tindakan ini adalah biadab dan pelakunya harus segera di seret ke meja hijau oleh penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Rimamba.

Sampai berita ini tayang belum diketahui pasti siapa oknum petugas yang dimaksud. Dikutip selayarnews.com, Selasa, 14 Juni 2022, pewarta telah menghubungi Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Faat Rudhianto melalui pesan whatsApp, namun kontak awak media diblokir. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *