hari jadi sulsel

Nadiem Makarim Diminta Tidak Ngotot Buka Pembelajaran Tatap Muka, Ini Kata P2G

  • Bagikan
Gambar: Menteri Pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi Nadiem Makarim/Ist-Screenshoot Instagram.

bukabaca.id, – Baru saja Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim menegaskan untum membuka sekolah tatap muka. Namun Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) malah meminta pemerintah untum tidak memaksakan pembelajaran tatap muka (PTM) di buka Juli mendatang.

Pasalnya menurut Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim mengatakan bahwa pihaknya setuju dengan PTM plus protokol kesehatan ketat, namun ia juga menegaskan terkait risiko yang akan timbul nantinya.

“Kami apresiasi adanya buku panduan penyelenggaran pembelajaran Pauddikdasmen di Masa Covid-19 yang sangat lengkap dan detil untuk persiapan PTM tetapi jangan lupakan risikonya juga,” kata Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim, dikutip Selasa (8/6/2021). 

Lebih lanjut katanya, paling tidak ada dua indikator mutlak sekolah bisa dimulai tatap muka di awal tahun ajaran baru Juli 2021 nanti. Yaitu tuntasnya vaksinasi guru dan tenaga kependidikan. Kemudian sekolah sudah memenuhi semua daftar periksa kesiapan sekolah tatap muka yang berisi 11 item.

“Dua hal ini tidak bisa ditawar-tawar,” kata Satriwan.

Selain itu, P2G sangat berharap desakan Nadiem Makarim agar sekolah harus dibuka Juli tanpa tawar-menawar, hanya berlaku bagi sekolah yang vaksinasi gurunya rampung dan sudah diberikan asesmen kelayakan oleh Pemda untuk memulai PTM. Karena fasilitas prokes penunjang sudah terpenuhi.

Sedangkan bagi sekolah yang belum, maka opsi perpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) adalah yang terbaik. P2G juga memandang kebijakan tatap muka Juli mendatang, tidak bisa dilakukan serentak di 514 kota/kab dan 34 provinsi, dengan jumlah 435 ribu sekolah. 

“Ada daerah yang sudah bisa melakukan PTM tetapi ada juga yang masih PJJ,” kuncinya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *