Kapal KM Umsini Kini Mulai Digunakan Sebagai Tempat Isolasi Terpadu Masyarakat Terpapar Covid-19

  • Bagikan

bukabaca.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kini telah memulai untuk memanfaatkan kegunaan kapal KM Umsini yang sebagai tempat isolasi terpadu masyarakat terpapar Covid-19, dengan status orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan, Senin (2/8/2021).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto melalui keterangan tertulis di akun Instagram miliknya pribadi @dpramdhanpomanto.

Sosok yang kerap disapa Danny itu juga mengatakan bahwa ada sebanyak kurang lebih 100 pasien terpapar Covid-19 yang akan diisolasi mandiri di kapal KM Umsini tersebut.

“Sebanyak kurang lebih 100 pasien terpapar dari 47 puskesmas se-kota Makassar menaiki kapal KM Umsini dan akan berlabuh di depan pulau Lae-Lae,” ujar Danny.

Selain itu, pihaknya juga menaruh harapan besar kepada para pasien yang akan menjalankan isolasi mandiri untuk tidak terlalu berlama-lama menjalani isolasi dan segera pulih, agar bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya.

“Besar harapan masa isolasi berkisar 5-10 hari dan bisa sembuh sehingga bisa kembali menjalani aktifitasnya,” harapnya.

Tak hanya itu, Wali Kota Makassar dua periode itu juga memaparkan bahwa konsep isolasi apung terpadu diharapkan bisa mempercepat proses penyembuhan pasien di atas kapal. Bahkan katanya, diisolasi apung terpadu ini juga menghadirkan konsep recovery, training motivasi serta olahraga dan rekreasi.

“Konsep ini dipadukan agar tidak ada kejenuhan selama masa isolasi yang tentunya dalam pengawasan dan pendampingan tenaga medis,” ungkapnya.

“Adapun paket yang di berikan kepada tiap peserta yakni obat , masker, vitamin dan juice tradsar. Untuk jus tradsar sendiri merupakan minuman herbal Makassar yang telah memiliki izin BPOM,” imbuhnya kembali.

Terakhir, Danny Pomanto juga membeberkan bahwasanya dari total jumlah peserta isolasi yang telah masuk mulai Senin (2/8), keseluruhan berasal dari kluster keluarga.

“Sementara itu dari total jumlah peserta isolasi yang masuk sore tadi banyak di antaranya berasal dari kluster keluarga,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *