banner 728x250

Berita  

IDI Sulsel: Hilangkan Stigma Terhadap Penderita Covid-19

Satgas penanganan covid-19 wilayah sulselbar keluarkan imbauan
surat himbauan IDI Sulsel beredar di media sosial whatsApp, Ahad, 28/3/2020).

bukabaca.id, Makassar – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulsel mengeluarkan surat himbauan guna menyikapi stigma masyarakat terhadap penderita positif virus corona (Covid-19) dan keluarganya yang merasa terkucilkan.

Dalam surat yang beredar luas di media sosial whatsApp tersebut ditanda tangani oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI Wilayah Sulselbar, Dr. abdul Aziz, Sp.U, ia menghimbau kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk menghilangkan stigma terhadap penderita positif covid-19.

Ada beberapa poin himbauan Satgas Penanganan Covid-19, IDI Wilayah Sulselbar itu diantaranya :

  1. Mengapresiasi kepada semua pihak yang terdiagnosis positif covid-19 dan telah ikhlas mengumkan secara terbuka karena hal itu sangat membantu petugas untuk melakukan contact tracing, sehingga dapat membantu memutus mata rantai penularan Virus SARS-CoV-2.
  2. Menghilangkan stigma negatif terhadap penderita Covid-19.
  3. Memberikan dukungan moril kepada penderita positif covid-19 dan tidak mengucilkan penderita dan keluarganya.
  4. Mematuhi ajuran pemerintah terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melalukan Physical Distancing secara disiplin.

“Bagi Masyarakat yang merasa pernah kontak langsung dengan penderita Covid-19 dan tidak memiliki gejala klinis agar melakukan isolasi mandiri. Dan untuk yang memiliki gejala klinis (demam, batuk, pilek dan sesak) untuk melakukan pemeriksaan segera ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Abdul Azis seperti dikutip dari himbauannya, Sabtu (28/3/2020).

Dalam surat himbauan IDI tersebut, tampak tertulis susunan pengurus IDI Wilayah Sulsel masa bakti 2017-2020. Diketahui, untuk susunan pengurus Provinsi Sulsel sebagai ketua Dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM, Ketua Dewan Pertimbangan Dr. H.Ibrahim Abd. Samad,Sp.PK (K), Ketua Dewan Pakar Prof. Dr. Irawan Yusuf,Ph.D, Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Dr Cahyono Kaelam, Ph.D, Sp.PA (K),Sp.S,DFM. (Muallim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *