Honorarium Fiktif Rp 3,5 M, Jerat Kadishub Iman Hud

Honorarium Fiktif Rp 3,5 M, Jerat Kadishub Iman Hud
Honorarium Fiktif Rp 3,5 M, Jerat Kadishub Iman Hud

bukabaca.id, Makassar – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Makassar Iman Hud ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan honorarium Satpol PP di 14 Kecamatan sejak tahun 2017 hingga 2020 dengan dugaan kerugian negara Rp 3,5 miliar. Iman Hud mengaku ikhlas atas kasus yang menjeratnya saat masih menjabat sebagai Kepala Satpol PP (Kasatpol) Makassar.

“Saya Iman Hud selaku Kadishub menyampaikan terima kasih kepada teman-teman Kejaksaan Tinggi yang telah melaksanakan tugas secara profesional, dan sangat baik,” ucap Iman Hud saat memberikan keterangan di kantor Kejati Sulsel, Kamis (13/10/2022).

Pada kesempatan tersebut, Iman Hud tampak mengenakan rompi tahanan berwarna merah jambu didampingi para penyidik Kejati Sulsel. Dia juga didampingi satu tersangka lainnya, yakni mantan Kasi Pengendali Operasional Satpol PP Makassar Abd. Rahim..

“Pada hari ini, ini semua saya terima dengan tulus dan ikhlas. Hari ini saya menerima ini semua sebagai takdir saya,” lanjutnya.

Iman Hud juga menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi.

“Terima kasih selama ini telah memberikan kesempatan saya untuk bergabung dengan Pemerintah Kota Makassar. Jika ada hal-hal yang tidak berkenan selama kami bertugas, saya mohon maaf,” ujar Iman Hud.

Honorarium Fiktif Satpol PP Makassar Rp 3,5 M yang Jerat Kadishub Iman Hud
Kadishub Makassar ini juga berharap istrinya sabar atas kasus yang menimpanya. Dia berharap keluarganya diberi kekuatan.

“Terkhusus kepada istri saya, agar diberikan ketabahan dan kekuatan,” tambahnya

Terakhir, Iman Hud juga menyampaikan permohonan maaf kepada penyidik Kejati Sulsel jika dalam pemeriksaan ada ucapannya yang tidak berkenan. Menurutnya, jaksa sudah bekerja profesional dan kasus ini akan dibuktikan di pengadilan.

“Ini akan dibuktikan di pengadilan,” tegas Iman Hud.

Untuk diketahui, Kejati Sulsel menetapkan 3 tersangka kasus dugaan penyalahgunaan honorarium Satpol PP di 14 Kecamatan sejak tahun 2017 hingga 2020. Ketiga tersangka langsung ditahan, termasuk Kadishub Makassar Iman Hud.

“Iya (Iman Hud) sudah ditahan, sudah di tahan,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel Soetarmi kepada detikSulsel, Kamis (13/10).

Selain Iman Hud, Kejati Sulsel juga menahan 2 tersangka lainnya, yakni mantan Kasatpol PP yang juga Kadishub Makassar saat ini Iman Hud, mantan Kasatpol PP Iqbal Asnan (IA), dan mantan Kasi Pengendali Operasional Satpol PP Makassar Abd. Rahim.

“Menerangkan bahwa akibat perbuatan para tersangka telah merugikan Keuangan Negara sebesar Rp 3,5 milyar rupiah,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel Soetarmi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/10). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *