Final Piala Indonesia Batal, Ultimatum Bos PSM: Tetap Main di Makassar atau Kami Tidak Ikut

oleh -
ceo psm munafri arifuddin
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin. (Foto: Instagram Munafri Arifuddin)

bukabaca.id, Makassar – PSSI memutuskan menunda laga leg kedua final Piala Indonesia antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta. Laga kedua tim sedianya berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu sore (28/7/2019).

Penundaan laga berdasarkan surat yang ditujukan kepada manajemen Persija dan PSM dengan Nomor 2709/AGB/536/VII/2019 perihal Penundaan pertandingan Final Piala Indonesia 2018/2019 Leg 2.

“Atas dasar pertimbangan keamanan dan kenyamanan, laga final kedua Kratingdaeng Piala Indonesia kami tunda,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, dikutip situs resmi PSSI.

Tisha menyampaikan, PSSI segera memutuskan waktu dan tempat pelaksanaan pertandingan final kedua secepatnya. “PSSI mempercayakan pengembangan sepak bola di Makassar,” jelas Tisha.

Atas hal itu, CEO PSM Munafri Arifuddin menegaskan, final leg kedua Piala Indonesia mesti tetap digelar di Stadion Andi Mattalatta. Appi, sapaan akrabnya, bahkan mengeluarkan ultimatum apabila hal itu tidak dipenuhi.

“Apabila pertandingan ditunda dan dilaksanakan di tempat lain, maka PSM tidak akan ikut lagi pertandingan,” tegas Appi di hadapan penonton di stadion.

Appi berujar dirinya bersama Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dan Kapolrestabes Makassar sudah menemui langsung manajemen Persija. Dalam pertemuan itu, pihaknya memohon agar Persija mau melakoni laga final itu.

Untuk jaminan, polisi siap melipatgandakan personel pengamanan. Appi menjamin pertandingan akan berlangsung kondusif, tetapi Persija tetap pada keputusannya, menolak bertanding.

Laga final leg 2 Piala Indonesia ditunda menyusul insiden pelemparan bus Persija usai latihan, Sabtu (27/7/2019). Dua pemain Persija dikabarkan terluka, yakni Mario Simic dan Ryuji Utomo.

Ditundanya laga ini menimbulkan kekecewaan suporter. Ahmad salah satunya, yang mengaku sangat sangat kecewa karena tidak dapat menyaksikan laga akbar ini. “Kecewa pasti. Semoga cepat ada kepastian soal laga tundanya,” kata Ahmad.

Merasa kecewa, suporter melampiaskan dengan menyalakan flare dan memblokade Jalan Ratulangi. Sementara itu, kubu Persija langsung menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggunakan barakuda dan dikawal ketat polisi.

Pada partai final pertama, Persija Jakarta unggul 1-0 atas PSM. Pertandingan pertama digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 21 Juli 2019 lalu. (Munawir M)

banner 300250