banner 728x250

Bukan Lockdown, Ini Opsi yang Dipilih Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19

Joko Widodo, Presiden Indonesia. (Foto: Wowkeren.com).
Joko Widodo, Presiden Indonesia. (Foto: Wowkeren.com).

bukabaca.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo membeberkan alasan Indonesia tidak lockdown ditengah merebaknya Covid-19 saat ini. Menurutnya, setiap negara memiliki budaya, karakter dan kedisiplinan yang berbeda. Olehnya itu, Pemerintah Indonesia sejauh ini tak perlu melakukan lockdown  atau mengunci akses masuk negara ditengah pandemik Covid-19.

“Saya menerima pertanyaan, mengapa kita tidak mengambil kebijakan lockdown saat pandemi korona ini?. Pemerintah juga telah mempelajari kebijakan setiap negara dalam menghadapi pandemi ini. Setiap negara memiliki karakter, budaya, dan tingkat kedisplinan yang berbeda-beda,” tulis Jokowi di akun resmi instagram, Selasa (24/3/2020).

Dengan pertimbangan karakter, budaya, dan kedisiplinan itulah, lanjut Jokowi, Indonesia  tidak memilih jalan lockdown. Ia menekankan jalan yang perlu ditempuh Indonesia ditengah pandemi Covid-19 yaitu physical distancing atau meminta setiap warga menjaga jarak aman satu dengan yang lain.

“Kalau “jaga jarak” ini bisa kita lakukan dengan disiplin, saya yakin bahwa kita akan bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini,” lanjut mantan Gubernur Jakarta itu.

Sementara itu, perihal kedisiplinan pada masyarakat. Jokowi meminta masyarakat untuk disiplin dengan harapan mampu meminimalisir jumlah kasus Covid-19 di Indonesia.

“Soal kedisiplinan ini, terutama untuk mereka yang sudah diisolasi. Saya membaca berita, ada yang sudah diisolasi masih membantu tetangga yang mau hajatan, ada yang masih jalan untuk belanja handphone dan ke pasar. Begitu juga kalau dilakukan isolasi terbatas terhadap satu RW atau satu kelurahan, harus dilakukan dengan kedisiplinan yang kuat,” pungkas Jokowi.

Untuk diketahui, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia Selasa 24 Maret 2020 sebanyak 686 kasus. Dari jumlah itu korban meninggal mencapai 55 orang, sementara 30 orang lainnya dinyatakan sembuh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *