23 Lurah di Makassar Dicopot, Dianggap Halangi Penanganan Covid-19

  • Bagikan

bukabaca.id, Makassar – Sebanyak 23 lurah di Kota Makassar dicopot karena dianggap tak mendukung program penanganan Covid-19.

Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Munandar, mengatakan total sudah ada 23 lurah dicopot dalam beberapa waktu terakhir.

“Ada 23 lurah, kita akan menunggu hasil laporannya, jadi diganti Plh dulu karena ini kan pembebasan sementara,” ujar Munandar, Selasa (20/7/2021).

Namun, dia enggan menyebut nama dan di kelurahan apa pejabat tersebut bertugas. Pihaknya mengaku masih akan merampungkan berkasnya dahulu.

Dari 23 lurah yang dicopot, ada beberapa kecamatan yang tidak terkena kebijakan ini, takni di Kecamatan Sangkarrang dan Ujung Tanah.

“Terkait lurah, tidak semua kecamatan, ada juga tidak ada. Tamalate tadi tiga, yang lain dua, yang tidak ada itu di Kecamatan Sangkarang, Ujung Pandang juga tidak ada, yang lain rata-rata ada dua. Ada juga yang hanya dikasih peringatan,” bebernya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *